- Pelayanan KB MOW di RSUD Tjokronegoro, Dukung Perencanaan Keluarga
- Pelayanan KB MOW Terus Berjalan, Dukung Keluarga Berkualitas
- Lanjut Temu Teknis, Dinsosdaldukkb Dukung Sukses Pemuda Pelopor 2026
- Dinsosdaldukkb Salurkan Bantuan dan Bedah Rumah, Wujud Kepedulian untuk Warga Terdampak
- Optimalisasi Puskesos, Dorong Kecamatan Berdaya di Purworejo
- Audiensi dengan PLN, Dinsosdaldukkb Perkuat Sinergi Perlindungan Sosial
- Dukung Kesetaraan Gender, Dinsosdaldukkb Ikuti Penyusunan RAD PKG 2026
- Rakorpim Triwulan I 2026, Perkuat Evaluasi dan Sinergi Pembangunan Daerah
- Hadiri Rakor Banjamsos, Dinsosdaldukkb Ikuti Penetapan Kuota Kajen 2026
- Dukung Reformasi Birokrasi, Dinsosdaldukkb Hadiri Penyusunan Rencana Aksi 2026
SOSIALISASI ANTISIPASI TINGGINYA TINGKAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT).
Berita Terkait
- Family Development Session (FDS) DESA PLIPIRAN KEC. BRUNO0
- Kegiatan Sosialisasi Kebijakan PKH 2020 dan Pelatihan Entry dan Pemutakhiran Data di EPKH0
- BP KKBPK Kecamatan Loano Memperkuat Jalinan Kerjasama0
- Membangun Karakter dan Memupuk Kerjasama Tim melalui Outbond 0
- Meretas Kekurang Kekompakan : Outward Bound0
- Kabupaten Purworejo Optimalkan Program KB : Membidik Remaja.0
- Kabupaten Purworejo Optimalkan Program KB : Merangkul Hulu-Hilir.0
- Demi Suksesnya Program KB: Pemerintah Kabupaten Purworejo Adakan Pertemuan BKL Holistik Integratif.0
- Kabupaten Purworejo Maksimalkan Program KB : Bersinergi dengan Kader IMP.0
- Kabupaten Purworejo Maksimalkan Program KB : Pertemuan Rutin PPKBD dan Sub PPKBD Kecamatan Loano.0
Berita Populer
- FDS MODUL PENDIDIKAN DAN PENGASUHAN ANAK SESI 4 MEMBANTU SUKSES ANAK DI SEKOLAH
- Besarnya Peran Kader KB Dalam Mensukseskan Program Bangga Kencana.
- Intensifikasi Program KB : Pertemuan Kelompok kerja (pokja) Kampung KB.
- Intensifikasi Program KB : Penyuluhan Pasangan Usia Subur (PUS) Miskin Tingkat Kecamatan.
- Intensifikasi Program KB : Pembinaan Kader IMP
- Sebuah Fenomena : Bayi Dibuang
- Intensifikasi Program KB : Pembinaan Rutin PPKBD dan Sub PPKBD
- Mempertajam Peran Lini Lapangan
- Kabupaten Purworejo ikuti Duta Genre Tingkat Provinsi, BKKBN Berharap Pemenang Jadi Role Mode Remaja.
- Intensifikasi Program KB : Safari KB.

Keterangan Gambar : Sosialissi Tingginya Tingkat KDRT. desa Puspo, kecamatan Bruno. Senin (6/01/2020).
Tingginya tingkat kekerasan dalam rumah tangga dan penelantaran anak di Kabupaten Purworejo, PPKH Kec.Bruno Gandeng Kantor Pengacara untuk memberikan Sosialisasi Aspek Hukum Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan penelantaran Anak di Balai desa Puspo, Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo.Senin (6/01/2020).
Dalam sosialisasiini, PPKH Kecamatan .Bruno bekerjasama dengan Kantor Pengacara Ady Putra Cesario, S.H &Rekan, Kantor pengacara Egalite Law firm Yogyakarta dan Sekolah Hukum Indonesia.
Menurut Pendamping Sosial PKH Kecamatan. Bruno, Saeful Rizal, beliau mengkhawatirkan terjadinya KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) pada warganya. Kemudian Saeful Rizal juga menjelaskan, “Bruno merupakan daerah dengan tingkat pernikahan dini yang cukup banyak, dampaknya banyak anak-anak belum matang fisik maupun psikologisnya dipaksa untuk masuk pada dunia orang dewasa. Kemudian dalam aspek pendidikan dar ipernikahan tersebut memaksa anak putu ssekolah, karena harus konsen pada urusan rumah tangga.Oleh karena itu untuk meningkatkan Legal Knowledge atau pengetahuan hukum warganya saya sengaja bekerjasama dengan beberapa kantor pengacara untuk memberikan penjelasan aspek hukum KDRT dan Penelantaran anak”.
Agenda sosialisasi tersebut rupanya bukan hanya sekali diadakan di Bruno, melainkan sudah ketiga kalinya. Sosialisasi hukum dengan visi mewujudkan masyarakat sadar hukum juga diisi dengan nonton film motivasi bersama.
Ady Putra Cesario, S.H Pengacara Kantor Hukum Ady Putra Cesario, S.H & Associates menjelaskan bahwa kantornya sering bekerjasama dengan Sekolah Hukum Indonesia dan Dinas maupun Kementerian terkait untuk memberikan edukasi soal hukum. Bahkan teamnya 2 bulan yang lalu baru saja balik dari Tour memberikan edukasi hukum di daerah Indonesia Timur (Makassar, Bau-Bau, Buton Tengah danWakatobi.
Beliau menambahkan bahwa hal tersebut sangatlah penting, tingkat pelanggaran pada masyarakat sangatlah tinggi, saat ini motonya mencegah lebih baik daripada mengobati. “Harusnya perkara – perkara di masyarakat bisa diselesaikan dengan h ukum yang ada di dalamnya (hukum ada ) dan tidak malu-malu harus dibawa ke meja hijau. Namun hal tersebut bisa terwujud apabila masyarakat memiliki Legal Knowledge yang mumpuni dan caranya tidak lain dengan edukasi hukum seperti ini”, ungkapnya.
Di akhir sosialisasi Muhammad Yunu, Founder Kantor Pengacara Egalite Yogyakarta menghimbau kepada warga Desa Puspo, Kecamatan Bruno bahwa hukum tidak hanya soal peraturan perundang-undangan. Kuncinya bisa membedakan hal yang patut dan tidak patut.
Beliau juga menambahkan mengedukasi anak sangatlah penting, karena anak memiliki fase tumbuh kembangnya sendiri dan hal tersebut jangan sampai terlewatkan. Sangatlah penting dan dampaknya cukup panjang terutama untuk masa depan anak. Dari agenda edukasi ini diharapkan tidak hanya sampai di sini saja namun bisa terus diagendakan diberbagai daerah di Indonesia.(Ac)








