- Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-195 Purworejo: Kepala Dinsosdaldukkb Hadiri Rapat Paripurna Istimewa di DPRD
- Perkuat Tata Kelola Bantuan, Dinsosdaldukkb Purworejo Ikuti Monev 18 Poin Rencana Aksi Daerah
- Sinergi Lintas Sektor: Dinsosdaldukkb dan BPBD Purworejo Pantau OPSAR Gabungan di Sungai Lamat
- Perkuat Sinergi Hulu, Dinsosdaldukkb Purworejo Kawal Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026
- Dinsosdaldukkb Hadiri Koordinasi Program Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat Kabupaten Purworejo
- Dinsosdaldukkb Purworejo Pertajam Akurasi Data Melalui Desk Realisasi Kinerja dan Target 2026
- PEMBAGIAN BERAS ASN PEDULI OLEH BIDANG PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL DALAM RANGKA HARI JADI KABUPATEN PURWOREJO
- Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi, Dinsosdaldukkb Purworejo Ikuti Sosialisasi KUBE 2026 Provinsi Jawa Tengah
- Pastikan Kualitas Layanan di Tingkat Akar Rumput, Bidang KB Lakukan Monitoring di Kecamatan Ngombol
- Perkuat Akses Pelayanan KB, Dinsosdaldukkb Purworejo Gandeng Muslimat NU dan Organisasi Profesi
Lahir Tanpa Anus
Berita Terkait
- Kosolidasi OPD dan Kinerja Minggu II Tahun 20220
- Mempersiapkan Anak Masuk Sekolah0
- Menuju Duta GenRe Jawa Tengah0
- \"Nakhoda Baru\" Dinas Sosial.0
- Dinsosdukkbpppa Siapkan Tim Pendamping Keluarga Kecamatan Bagelen Turunkan Stunting.0
- Dinsosdukkbpppa Siapkan Tim Pendamping Keluarga Kecamatan Bruno Turunkan Stunting.0
- Dinsosdukkbpppa Siapkan Tim Pendamping Keluarga Kecamatan Butuh Turunkan Stunting0
- Dinsosdukkbpppa Siapkan Tim Pendamping Keluarga Kecamatan Grabag Turunkan Stunting0
- Dinsosdukkbpppa Siapkan Tim Pendamping Keluarga Kecamatan kemiri Turunkan Stunting0
- Dinsosdukkbpppa Siapkan Tim Pendamping Desa Kecamatan Purwodadi Turunkan Stunting.0
Berita Populer
- FDS MODUL PENDIDIKAN DAN PENGASUHAN ANAK SESI 4 MEMBANTU SUKSES ANAK DI SEKOLAH
- Besarnya Peran Kader KB Dalam Mensukseskan Program Bangga Kencana.
- Intensifikasi Program KB : Pertemuan Kelompok kerja (pokja) Kampung KB.
- Intensifikasi Program KB : Penyuluhan Pasangan Usia Subur (PUS) Miskin Tingkat Kecamatan.
- Intensifikasi Program KB : Pembinaan Kader IMP
- Sebuah Fenomena : Bayi Dibuang
- Intensifikasi Program KB : Pembinaan Rutin PPKBD dan Sub PPKBD
- Mempertajam Peran Lini Lapangan
- Kabupaten Purworejo ikuti Duta Genre Tingkat Provinsi, BKKBN Berharap Pemenang Jadi Role Mode Remaja.
- Intensifikasi Program KB : Safari KB.

Keterangan Gambar : Kadinsosdaldukkb kabupaten Purworejo menggendong balita penderita atresia ani.
Kepala Dinas[A1] Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) kabupaten Purworejo. Ahmat Jainudin. Menyampaikan informasi terakurat berkaitan dengan anak lahir tanpa anus (Atresia Ani) atau anus imperforate. Merupakan kelainan kongenital yang menyebabkab anus tidak terbentuk dengan sempurna. Akibatnya, penderita tidak dapat mengeluarjkan tinja secara normal.
Senin, 10 Januari 2022. Pukul 20.00 wib. Kadin telah kami lakukan asessment kunjungan ke rumah kost orangtua penderita di RT. 02 RW. 08 Kelurahan Sindurejan Purworejo.
Klarifikasi Kadinsosdaldukkb kabupaten sebagai berikut :
Orangtua penderita atresia ani. Benar merupakan Fitriani. Tinggal di rumah kost. RT. 02 RW. 08 Kelurahan Sindurjan Purworejo. Mmempunyai seorang anak lahir tanpa anus. Tersebut sekarang berusia 19 bulan. Fitriani sendiri sejak bayi diasuh di panti asuhan. Pada usia 14 tahun menikah. Tahun 2018 mengikuti suami merantau ke Kalimantan. Di Kalimantan "broken home". Kandas pernikahannya. Pulang sendirian dengan anak bayinya kembali ke Purworejo. Firtiyani di Purworejo tidak punya saudara siapapun.
Fitriani tercatat sebagai penduduk Purworejo ikut dalam Kartu Keluarga (KK) ibu angkat atas nama Tri Gunanti Nurasih. Beralamat rt 01 rw 14 Kel Purworejo. Sepulang dari Kalimantan sempat beberapa bulan tinggal di rumah ibu angkat. Hal ini disebabkan adanya permasalahan rumah tang. AkhirnyaFitriani kost di Sindurjan. Sudah berjalan kurang lebih 2 bulan.
Langkah-langkah yang diambil Kepala DinsosdaldukKB sebagai berikut :
1. Koordinasi dengan Disdukcapil untuk pengurusan dokumen kependudukan, dengan hasil KK dan KTP selesai hari itu juga.
2. Mengerahkan TKSK memfasilitasi dokumen persyaratan mendapatkan Jamkesda. Pada hari yang sama
terbit rekomendasi i.
3. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk kelancaran fasilitas Jamkesda.
4. Pemberian bantuan sembako dan alat perlengkapan bayi dari stok logistik Dinsosdaldukkb.
5. Melakukan pendampingan psikologis keluarga.
6. Mendata dan mengusulkan untuk alokasi bansos PKH dan BPNT th 2022.








