▴\"Tolak sebelum terikat! Laporkan gratifikasi, jaga integritas diri dan instansi.\"▴ - 14 Tahun PKH di Purworejo, Perkuat Sinergi SDM untuk Perlindungan Sosial yang Berdampak
- Perkuat Akuntabilitas Perencanaan dan Anggaran, Dinsosdaldukkb Ikuti Desk dan Reviu RUP Perubahan DPA 2026
- Perkuat Sinergi Posyandu, Kepala Dinsosdaldukkb Hadiri Rakor Tim Pembina Posyandu se-Jawa Tengah
- Perkuat Perencanaan Ketenagakerjaan, Dinsosdaldukkb Hadiri Peluncuran RTKD 2026–2029
- Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Jiwa Masyarakat, Dinsosdaldukkb Ikuti Rakor TPKJM Nasional di Yogyakarta YOGYAKARTA, 30 Oktober 2026 – Dina
- Dari Limbah Menjadi Berkah, Kepala Dinsosdaldukkb Hadiri Grand Launching Gerakan Jelantah Jadi Rupiah
- Perkuat Upaya Percepatan Penurunan Stunting, Dinsosdaldukkb Gelar Audit Kasus Stunting Kecamatan Kaligesing
- Pertemuan Rutin Juang Kencana, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Program Pembangunan Keluarga
- Dinsosdaldukkb Hadiri Launching Purworejo Corporate University, Perkuat Komitmen Pengembangan Kompetensi ASN
- Kobarkan Semangat Persatuan, Dinsosdaldukkb Purworejo Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98
Dari Limbah Menjadi Berkah, Kepala Dinsosdaldukkb Hadiri Grand Launching Gerakan Jelantah Jadi Rupiah

PURWOREJO, 30 Oktober 2026 – Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Kabupaten Purworejo, Dr. Andang Nugerahatara Sutrisno, S.STP., M.Si., menghadiri kegiatan Grand Launching Gerakan Jelantah Jadi Rupiah yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Biosirkular.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan aksi nyata dalam mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bermanfaat, khususnya minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai. Dalam rangkaian kegiatan launching tersebut, dilaksanakan pula aksi penuangan minyak jelantah sebagai simbol dimulainya gerakan bersama untuk mengumpulkan dan mengolah minyak jelantah agar memiliki nilai ekonomi.
Gerakan Jelantah Jadi Rupiah mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan dalam mengelola limbah rumah tangga. Minyak jelantah yang selama ini sering kali dibuang begitu saja dan berpotensi mencemari lingkungan, kini dapat dikumpulkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pengolahan lebih lanjut.
Melalui kolaborasi TP PKK Kabupaten Purworejo dengan Biosirkular, gerakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah sekaligus membuka peluang nilai tambah ekonomi bagi keluarga. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penerapan ekonomi sirkular dan gerakan Zero Waste di Kabupaten Purworejo.
Kehadiran Dr. Andang Nugerahatara Sutrisno, S.STP., M.Si. dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Dinsosdaldukkb terhadap kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peran keluarga sangat penting dalam membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan yang dimulai dari rumah tangga.
Melalui Gerakan Jelantah Jadi Rupiah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam mengumpulkan minyak jelantah dan menjadikannya sesuatu yang bernilai. Dari langkah sederhana di rumah, kita dapat menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan demi Purworejo yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
#DinsosdaldukkbPurworejo #JelantahJadiRupiah #TPPKKPurworejo #Biosirkular #ZeroWaste #EkonomiSirkular #PemberdayaanKeluarga #PeduliLingkungan #PurworejoBerdaya



