- Sinergi Lintas Sektor: Dinsosdaldukkb dan BPBD Purworejo Pantau OPSAR Gabungan di Sungai Lamat
- Perkuat Sinergi Hulu, Dinsosdaldukkb Purworejo Kawal Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026
- Dinsosdaldukkb Hadiri Koordinasi Program Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat Kabupaten Purworejo
- Dinsosdaldukkb Purworejo Pertajam Akurasi Data Melalui Desk Realisasi Kinerja dan Target 2026
- PEMBAGIAN BERAS ASN PEDULI OLEH BIDANG PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL DALAM RANGKA HARI JADI KABUPATEN PURWOREJO
- Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi, Dinsosdaldukkb Purworejo Ikuti Sosialisasi KUBE 2026 Provinsi Jawa Tengah
- Pastikan Kualitas Layanan di Tingkat Akar Rumput, Bidang KB Lakukan Monitoring di Kecamatan Ngombol
- Perkuat Akses Pelayanan KB, Dinsosdaldukkb Purworejo Gandeng Muslimat NU dan Organisasi Profesi
- Optimalkan Penyaluran Bansos, Dinsosdaldukkb Purworejo Ikuti Rakor BLT DBHCHT di Surakarta
- Perkuat Ekonomi Keluarga Rentan, Dinsosdaldukkb Purworejo Hadiri Koordinasi Program UEP di Semarang
BRI Cabang Purworejo Menjadi BAAS.
Berita Terkait
- Camat Purwodadi Serahkan BAAS0
- Kapolsek Purwodadi Serahkan BAAS0
- Korlap PKB Purwodadi Serahkan BAAS0
- Pimca BRI Cabang Purworejo Serahkan BAAS0
- Kepala Unit BRI Purwodadi Serahkan BAAS0
- Top 10 Duta GenRe 2023.0
- Opening Dance di Pemilihan DuGen0
- Duta GenRe#Dance0
- Tarian Putri DuGen Tahun 2022.0
- Serangkaian Kegiatan di Pemilihan DuGen.0
Berita Populer
- FDS MODUL PENDIDIKAN DAN PENGASUHAN ANAK SESI 4 MEMBANTU SUKSES ANAK DI SEKOLAH
- Besarnya Peran Kader KB Dalam Mensukseskan Program Bangga Kencana.
- Intensifikasi Program KB : Pertemuan Kelompok kerja (pokja) Kampung KB.
- Intensifikasi Program KB : Penyuluhan Pasangan Usia Subur (PUS) Miskin Tingkat Kecamatan.
- Intensifikasi Program KB : Pembinaan Kader IMP
- Sebuah Fenomena : Bayi Dibuang
- Intensifikasi Program KB : Pembinaan Rutin PPKBD dan Sub PPKBD
- Mempertajam Peran Lini Lapangan
- Kabupaten Purworejo ikuti Duta Genre Tingkat Provinsi, BKKBN Berharap Pemenang Jadi Role Mode Remaja.
- Intensifikasi Program KB : Safari KB.

Keterangan Gambar : Pinca BRI Cabang Purworejo menyerahkan bantuan secara simbolis.
Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) kabupaten Purworejo menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Purworejo, sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
BRI Cabang Purworejo memberikan bantuan paket makanan bergizi untuk anak dan ibu hamil yang berisiko stunting di wilayah Kabupaten Purworejo. Melalui Program BRI Peduli, Bank BUMN tersebut turut menyalurkan bantuan paket makanan bergizi untuk 25 anak dan ibu hamil yang berisiko stunting di Kecamatan Kaligesing, Purwodadi, Banyuurip, dan Ngombol.Rabu (22/11/2023).
Bantuan secara simbolis diserahkan Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Cabang Purworejo Dwi Haryono Nugroho kepada Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Ahmad Jainudin, di Aula Kecamatan Kaligesing.
"Inilah bentuk kepedulian BRI kepada masyarakat di Kabupaten Purworejo," jelas Dwi Haryono Nugroho,
Menurut Dwi Haryono, “Keikutsertaan mengatasi anak dan ibu hamil yang berisiko stunting di Purworejo karena BRI Cabang Purworejo memiliki misi dan tujuan untuk selalu hadir dan membantu masyarakat. Upaya itu diwujudkan dengan membangun komunikasi intensif dengan pemerintah kabupaten”.
Dalam komunikasi itu, katanya, BRI Cabang Purworejo mendapat informasi jika pemkab sedang gencar mengatasi persoalan anak dan ibu hamil yang berisiko stunting. "Kami menilai, kecenderungan ini mendesak diatasi karena anak adalah masa depan bangsa. Maka, kami putuskan untuk terlibat aktif membantu mengatasi masalah resiko stunting itu," terangnya.
Keterlibatan itu diwujudkan BRI Cabang Purworejo dengan menjadi bapak asuh untuk 25 anak dan ibu hamil yang berisiko stunting di wilayah Purworejo. BRI Cabang Purworejo menyalurkan bantuan paket makanan bergizi lengkap selama tiga bulan untuk puluhan penerima tersebut.
Setiap penerima memperoleh paket bantuan Rp 15.000 perhari, selama tiga bulan penuh. Paket makanan bergizi itu bernilai total Rp 34,5 juta. "Kami mengambil paket bantuan yang paling optimal karena BRI ingin para generasi penerus ini bisa benar-benar lepas dari ancaman stunting," katanya.
Dwi menjelaskan, pengelolaan dan penyaluran bantuan diserahkan kepada Dinsosdaldukkb Purworejo. "Kami akan melihat perkembangannya dari dinas sosial, kondisinya seperti apa setelah dibantu. Namun, prinsipnya BRI Cabang Purworejo selalu siap dan akan selalu ada untuk masyarakat Purworejo," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinsosdaldukkb Purworejo Ahmad Jainudin mengatakan, pemerintah memberi apresiasi kepada BRI Cabang Purworejo atas peran aktifnya membantu mengatasi stunting. Ia berharap peran aktif BRI Cabang Purworejo akan semakin menumbuhkan kesadaran pihak lain untuk turut mengatasi persoalan itu.
Sudah ada 27 perusahaan dan lembaga lain yang berperan aktif dalam program penanganan stunting di Purworejo. Mereka menjadi bapak asuh untuk 126 anak dengan gejala stunting. "Untuk BRI Purworejo sendiri 25 anak asuh dan ini jumlah yang sangat signifikan," ucapnya.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa sendirian dalam mengatasi masalah anak stunting. "Target pemkab menurunkan stunting dari 21 persen menjadi 14 persen dan untuk mencapainya, butuh sinergitas semua pihak termasuk dunia usaha," tandasnya.








